Merasa kurang fit, gue harus makan nasi. Sayangnya, ga ada selera sama sekali. Pikir gue, makanan favorit pasti bakal baikin selera, dan bikin fit lagi. KFC via ojol. Kurang lebih setengah jam, makanan sampe juga di kosan. Bukan, gue bukan mau review menu terbaru. It is not only about a taste.
Sunday, April 14, 2019
Thursday, April 11, 2019
11.4.19
Pengen banget cerita, tapi kalau ngga elegan, rasanya bukan gue. Hahaha. Kangen ga sih ama gue?
Sunday, April 7, 2019
Wednesday, April 3, 2019
BUTUH PACAR! - 2
Hello! Ini lanjutan entri gue sebelumnya.
"What mencenangkan is there are some replies by our friends that they think the same."
"What mencenangkan is there are some replies by our friends that they think the same."
Ada yang lebih mencenangkan gais! Salah satu temen gue yang sepemikiran itu ternyata baru aja nikah! Kalimat di sini banyak banget tanda seru (!) karena memang I'm so surprised!
Sejujurnya, I can't believe this, video ijab kabul yang gue liat, mungkin bagian dari syuting sinetron perdananya. Lol. He has married, clarified by his bestfriend, and I should recognize it.
Alasan gue ga bisa percaya dia nikah di umur se-belia ini karena personal dia yang gue tau dulu tidak memungkinkan hal ini. Sejujurnya, so much questions in my head, but I'm so sure that dia sudah sangat yakin dengan keputusannya.
Mari kita do'akan, semoga @er****boy dan sang istri menjadi keluarga sakinah, mawadddah, dan warahmah! Aamiin.
Don't ask me, how about you?
Wednesday, March 27, 2019
BUTUH PACAR!
Barusan buka twitter setelah sekian waktu, dan ada notifikasi "In case u missed @xxx".
Gue klik notifikasi yang menautkan akun temen akrab gue semasa aliyah, kayaknya dia curhat tentang kisah pertemanannya, but BIG NO. The point that I got is, he needs a soulmate. Ya, okelah, itu ga terlalu shocked me out, coz it is normal for this age, isn't it?
Monday, March 25, 2019
Rindu dan Cemburu - 4
Kedekatan yang menyejukkan
Kebahagiaan yang tak bisa diucapkan
Kesepian yang menguatkan
Kesedihan yang menyegarkan
Semua yang kurindukan, hanya Ar-rahman bisa pulihkan.
Kebahagiaan yang tak bisa diucapkan
Kesepian yang menguatkan
Kesedihan yang menyegarkan
Semua yang kurindukan, hanya Ar-rahman bisa pulihkan.
Sunday, March 17, 2019
Mencari Jati Diri
Teringat sebuah obrolan dengan seorang kakak tingkat semasa aliyah. Waktu itu ia telah menjadi mahasiswa di Jawa, dan aku masih siswi aliyah di Sumatera.
Entah apa yang kami bicarakan, kemungkinan saat di semester ke-dua kuliahnya, ia pernah bercerita tentang pencarian jati diri. Aku yang belum mendapat gelar maha, dalam hati berkata, ah lebay. Namun, sebagai teman bercerita yang baik, aku berusaha merespon dengan sebijak mungkin, seakan aku lebih mengerti hidup daripadanya.
"Diri itu dibentuk." Kusampaikan padanya.
Entah bagaimana kelanjutan obrolan itu, aku tak ingat. Bahkan aku tidak tahu, berhasilkah ia?
Subscribe to:
Posts (Atom)
